Metode Presipitasi

 Link Youtube:

https://youtube.com/watch?v=CiHtXhaksdQ&feature=shares

Komentar

  1. mengapa dapat terjadi perbedaan KARAKTERISTIK FISIK DAN RASIO
    KEKERUHAN SUSPENSI KLORAMFENIKOL dari 2 metode tersebut? apa pengaruh perbedaan tersebut dengan masa atau cara kerja suspensi tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terjadi adanya perbedaan hasil karena metode dispersi melibatkan penghancuran fisik partikel suspensi menggunakan alat seperti hemogenizer atau sonicator untuk menghasilkan partikel-partikel yang lebih kecik dan homogen. Metode dispersi juga dapat menghasilkan suspensi dengan partikel yang lebih kecil dan homogen sehingga memiliki karakteristik fisik yang lebih baik dan rasio keseluruhan yang lebih tinggi.
      Sedangkan Metode Presipitasi melibatkan pengendapan partikel-partikel suspensi dengan cara menambahkan larutan kimia tertentu. Metode ini menghasiljan suspensi dengan partikel yang lebih besar dan tidak homogen sehingga memiliki karakteristik fisik dan rasio keseluruhan yang lebih rendah.
      Selain itu, faktor faktor seperti bahan tambahan dan konsentrasi suspensi juga mempengaruhi karakteristik fisik dan rasio suspensi.
      Jika tujuannya adalah untuk mendapatkan suspensi dengan karakteristik fisik yang baik dan rasio keseluruhan yang tinggi, maka metode disversi mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, jika tujuannya adalah untuk menghasilkan suspensi dengan biaya produksi yang rendah dan ketersediaan bahan yang mudah didapat, maka metode presipitasi dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. halo penulis, saya izin bertanya, dalam membuat suspensi kan ada 2 metode, nah bagaimana sih cara mengetahui suatu serbuk itu lebih baik untuk dibuat dalam metode dispersi atau metode presipitasi? dan dari kedua metode tersebut hal krusial yang membedakan sehingga hasil nya beda itu apa sih, terimaksiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menentukan mana yang lebihbaik antara kedua metode, harus dipertimbangkan dengan hati-hatiterbantungpada tujuan dari pembuatan suspensi dan karakteristik fisik dan rasio keseluruhan ya g diinginkan. Metode dispersi bisa digunakan untuk mendapatkan hasil suspensi dengan karakteristik fisik yang baik dan rasio keseluruhan yang tinggi. Sedangkan metode presipitasi dapat digunakan untuk menghasilkan suspensi dengan biaya produksi yang rendah dan ketersediaan bahan yang mudah didapat.

      Hapus
  4. Bagaimana jika pembasahan serbuk itu mengalami kegagalan pada metode presipitasi dan apa solusinya?

    BalasHapus
  5. Apabila suatu obat yang telah dilakukan proses dispersi dan presipitasi juga tidak dapat larut dan bercampur dalam fase air, perlukah suatu pelarut tambahan diberikan untuk membantu proses tersebut, pelarut apakah itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika suatu obat yang telah dilakukan proses dispersi dan presipitasi juga tidak dapat larut dan bercampur dalam fase air, maka salah satu solusinya adalah dengan menambahkan pelarut tambahan yang dapat membantu proses tersebut.
      Beberapa pelarut tambahan yang dapat digunakan adalah:
      1 Etanol: Etanol dapat meningkatkan kelarutan obat dalam fase air dan membantu dalam proses dispersi dan presipitasi.
      2 DMSO: (Dimethyl sulfoxide) dapat meningkatkan kelarutan obat dalam fase air dan membantu dalam proses dispersi dan presipitasi.
      3 Propilen glikol: Propilen glikol dapat meningkatkan kelarutan obat dalam fase air dan membantu dalam proses dispersi dan presipitasi.
      4 Asam sitrat: Asam sitrat dapat meningkatkan kelarutan obat dalam fase air dan membantu dalam proses dispersi dan presipitasi.

      Penggunaan pelarut tambahan harus dilakukan dengan hati-hati karena dapat mempengaruhi sifat-sifat farmakologis dan toksikologis dari obat tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya dilakukan uji coba dan analisis yang cermat sebelum menentukan pelarut tambahan yang paling sesuai untuk obat tersebut.

      Hapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jawaban UAS Imunologi&Serologi